Wijaya 80 - Cukup Dewasa
Lagu “Cukup Dewasa” dari Wijaya 80 adalah sebuah refleksi lirih tentang proses menerima kenyataan pahit setelah perpisahan. Dalam balutan aransemen yang tenang dan lirik yang jujur, lagu ini mengajak pendengar untuk menyelami kedalaman emosi seseorang yang sedang belajar melepaskan, meski belum sepenuhnya siap.
Tokoh dalam lagu ini berada di titik di mana ia harus mengakui bahwa orang yang dulu ia cintai telah menemukan kebahagiaan bersama orang lain. Ia mencoba untuk bersyukur atas semua yang telah terjadi, namun rasa lelah dan kesedihan masih menyelimuti. Kalimat “Andai ku cukup dewasa untuk menerima semua yang terjadi” menjadi inti dari lagu ini—sebuah pengakuan bahwa kedewasaan bukan hanya soal usia, melainkan tentang kemampuan untuk menerima kenyataan tanpa menyalahkan diri sendiri atau orang lain.
Lagu ini tidak menawarkan solusi instan atau pelarian dari rasa sakit. Sebaliknya, ia mengajak pendengar untuk duduk bersama kesedihan, memeluknya, dan perlahan-lahan belajar berdamai. Dalam keheningan, tokoh dalam lagu memilih untuk mendoakan kebahagiaan mantan kekasihnya, meski tanpa cinta dan janji yang dulu pernah ada. Ini adalah bentuk kedewasaan yang paling sunyi dan paling tulus—melepaskan dengan doa, bukan dengan dendam.
“Cukup Dewasa” bukan hanya tentang patah hati, tetapi tentang perjalanan batin menuju pemahaman diri. Lagu ini mengingatkan bahwa tidak semua luka harus segera sembuh, dan tidak semua perpisahan harus dimaknai sebagai kegagalan. Ada keindahan dalam menerima, dalam merelakan, dan dalam menyadari bahwa kita sedang tumbuh, meski perlahan.
Dalam konteks yang lebih luas, lagu ini bisa menjadi teman bagi siapa pun yang sedang berada di ambang perubahan, yang sedang belajar untuk tidak menggenggam terlalu erat, dan yang sedang mencari cara untuk tetap lembut di tengah dunia yang keras. Ia adalah pengingat bahwa kedewasaan bukan tentang menjadi kuat, tetapi tentang menjadi jujur terhadap diri sendiri.




Komentar
Posting Komentar